Contoh Review Harian Beserta Panduan Mereview Harian yang Baik serta Benar

Selaku seseorang mahasiswa, membaca harian telah jadi rutinitas tiap hari dalam perkuliahan. Perihal itu disebabkan banyaknya tugas ataupun modul yang diberikan oleh dosen tidak selamanya dapat diperoleh lewat novel bacaan( textbook), melainkan pula dapat didapat lewat harian ilmiah ataupun harian riset. Apalagi, harian jadi ketentuan rujukan untuk Kamu yang hendak menuntaskan skripsi.

Dengan membaca harian ilmiah, mahasiswa hendak mendapatkan sesuatu pengetahuan yang baru serta mempunyai keahlian dalam menganalisis permasalahan yang terdapat dalam riset tersebut. Tidak hanya itu, membaca harian pula bisa mempermudah kita nantinya dalam menuntaskan skripsi.

Contoh Review Harian yang Benar contoh review jurnal

Umumnya, dosen hendak memohon pertanggungjawaban mahasiswa dari aktivitas membaca harian. Ataupun dengan kata lain, dosen memohon mahasiswa buat mereview harian tersebut. Apa itu review harian?

Review harian ialah sesuatu aktivitas membagikan tinjauan terhadap sesuatu harian dengan tujuan buat mendapatkan kelebihan, kekurangan dan mutu yang dipunyai harian. Kala mereview sesuatu harian, Kamu berarti menuliskan kembali isi harian kedalam catatan yang sudah Kamu sajikan memakai kalimat sendiri, tetapi senantiasa mempertahankan pokok bahasan dari harian tersebut.

Nah, dibawah ini aku hendak coba membagikan sesuatu contoh mereview harian serta memposisikan diri selaku reviewer yang melaksanakan tugas review harian yang diberikan oleh editor.

Judul Penelitian Waktu Maksimal Pengeluaran Gas Pada Pembuatan Cetakan Karet Dengan RTV Silicone Rubber

Jurnal Dinamika Kerajinan serta Batik academia.co.id

Volume serta Halaman Vol. 28, Perihal 33- 36

Tahun 2010

Penulis Joni

Setiawan, ST

Reviewer Irmayani Syafitri

Tanggal 18 Juni 2019

Tujuan Penelitian Tujuan utama didalam riset ini merupakan buat memandang gelembung- gelembung hawa yang terjebak di silicone rubber

yang sudah dicampur hardener serta sudah melewati

proses pengeluaran gas

dengan metode melaksanakan penyayatan terhadap layer( lembaran).

Subjek Penelitian Subjek riset ini merupakan silicone rubber yang sudah dicampur dengan hardener serta yang sudah dicoba proses pengeluaran gas( Vakum) dengan tekanan vakum- 0, 8 bar hingga dengan- 1 bar serta waktu pengeluaran gas( Vakum) yaitu

30 detik, 45 detik, 60 detik, 120 detik, serta tanpa proses pengeluaran gas( Vakum).

Tata cara Penelitian Metode yang digunakan pada riset ini merupakan tata cara eksperimental.

Definisi Operasional Variabel Depeden Variabel depeden merupakan variabel yang terikat yang dimana variabel tersebut telah didetetapkan serta tidak bisa berganti lagi.

Ada pula variabel depeden dalam riset ini ialah komposisi kombinasi silicone rubber dengan hardener, lama proses pemvakuman silicone rubber

serta banyak jumlah adukan silicone rubber dengan hardener.

Metode serta perlengkapan ukur mengukur variabel depeden Cara menghitung komposisi silicone rubber dengan hardener ialah dengan timbangan digital. Serta metode mengukur lama proses pemvakuman ialah dengan memakai stopwatch.

Dan mengukur banyak adukan ialah dengan kamera dan dengan dorongan perlengkapan indera( mata) manusia.

Definisi Operasional Variabel independent Variabel independent ialah variabel leluasa ataupun boleh berganti dalam riset ini. Ada pula variabel independent dalam riset ini ialah waktu buat proses pengadukan silicone rubber dengan hardener.

Baca Juga ; Landasan Hukum Politik Luar Negara Indonesia Watak Politik Luar Negara Indonesia

Langkah- langkah Terapi

Mengukur kebutuhan karet silicone rubber per proses lama pemvakuman.

Menggabungkan silicone rubber dengan hardener dengan komposisi 50: 1 serta dilkakukan pengadukan sebanyak 100 kali, dengan metode mengaduk 10 kali ke kanan serta 10 kali kekiri.

Mengelurkan gas dengan tekanan vakum- 0, 8 bar hingga dengan 1 bar dengan alterasi pemvakuman sepanjang 30 detik, 45 detik, 60 detik, 120 detik, serta tanpa pemvakuman.

Proses curing time ataupun pengerasan karet silicone rubber sepanjang 24 jam.

Proses penyayatan, karet silicone rubber yang telah membeku dicoba penyayatan setebal 2mm sebanyak 6 lembar buat memandang gelembung hawa yang terjebak di karet silicone rubber.

Penghitungan gelembung hawa yang terjebak didalam karet silicone rubber.

Hasil Riset Dari hasil riset ini didapat

waktu optimum buat pengeluaran gas karet silicone rubber dengan kekuatan vakum- 0, 8 hingga- 1 bar dengan karet cetakan yang antara 60- 120 detik. Dengan hasil 0 gelembung hawa. Sebaliknya yang sangat tidak optimum ialah tanpa vakum dengan 100 gelembung hawa.

Kelebihan Riset Kelebihan riset ini merupakan telah memakai perlengkapan vakum yang standart serta proses pengambilan informasi penelitan yang tidak memerlukan waktu yang lama.

Kekurangan Riset Kekurangan riset pada proses pencampuran masih memakai perlengkapan manual. Belum memakai mesin dengan putaran yang konstan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *